sadar akan allah taala
MAKRIFAT = SADAR ALLAH
Makna makrifatullah adalah mengenal Allah. Mengenal yang bagaimana? Mengenal kewujudan Allah yang maha meliputi.
Jadi Antara makrifat dan Sadar Allah itu sama. Orang yang Sadar Allah, pasti bisa melihat kewujudan Allah pada sesuatu( mengenal lebih dalam).
Seorang yang Sadar Allah sangat peka terhadap perintah-perintah Allah pada dirinya. Dan bisa melihat kebesaran dan tanda-tanda Allah di Alam semesta ini.
Ketika ia berbuat baik, ia memahami bahwa itu tak lain hanyalah menuruti perintah Allah terhadap dirinya. Dan ketika dipuji, ia biasa-biasa saja, tak merasa bangga. Tak berani mengaku diri. Yang di akuinya hanya lah Allah.
Dan ketika ada yg berbuat tidak baik, ia memahami bahwa itu adalah Ujian atau Teguran dari Allah terhadap dirinya.
Karna ia mengerti dan paham, bahwa Allah lah yang berkehendak atas diri nya.
Sangat berbeda dengan orang yang belum makrifat atau belum Sadar Allah, ia akan merasa yang berbuat kebaikan itu dirinya. Tak dapat menyaksikan Allah.
Dan selalu berburuk sangka kepada manusia yg lainnya, lupa bahwa Allah lah yang menghendaki semua itu.
Jiwa-jiwa yang Sadar Allah, otomatis akan mengenal Allah lebih dalam, karna kesadaran nya selalu tersambung kepada Allah. Dan dalam gerak hidup ini, jika yang di saksikan nya hanya Allah.. lebur lah keakuan diri orang itu. Tiada lagi ia mengaku-aku. Yang di akui nya hanyalah kewujudan Allah semata.
Makna makrifatullah adalah mengenal Allah. Mengenal yang bagaimana? Mengenal kewujudan Allah yang maha meliputi.
Jadi Antara makrifat dan Sadar Allah itu sama. Orang yang Sadar Allah, pasti bisa melihat kewujudan Allah pada sesuatu( mengenal lebih dalam).
Seorang yang Sadar Allah sangat peka terhadap perintah-perintah Allah pada dirinya. Dan bisa melihat kebesaran dan tanda-tanda Allah di Alam semesta ini.
Ketika ia berbuat baik, ia memahami bahwa itu tak lain hanyalah menuruti perintah Allah terhadap dirinya. Dan ketika dipuji, ia biasa-biasa saja, tak merasa bangga. Tak berani mengaku diri. Yang di akuinya hanya lah Allah.
Dan ketika ada yg berbuat tidak baik, ia memahami bahwa itu adalah Ujian atau Teguran dari Allah terhadap dirinya.
Karna ia mengerti dan paham, bahwa Allah lah yang berkehendak atas diri nya.
Sangat berbeda dengan orang yang belum makrifat atau belum Sadar Allah, ia akan merasa yang berbuat kebaikan itu dirinya. Tak dapat menyaksikan Allah.
Dan selalu berburuk sangka kepada manusia yg lainnya, lupa bahwa Allah lah yang menghendaki semua itu.
Jiwa-jiwa yang Sadar Allah, otomatis akan mengenal Allah lebih dalam, karna kesadaran nya selalu tersambung kepada Allah. Dan dalam gerak hidup ini, jika yang di saksikan nya hanya Allah.. lebur lah keakuan diri orang itu. Tiada lagi ia mengaku-aku. Yang di akui nya hanyalah kewujudan Allah semata.
Komentar
Posting Komentar